Home ResensiBuku Ikhlas dalam Cinta, Cinta dalam Ikhlas

Ikhlas dalam Cinta, Cinta dalam Ikhlas

by Faiza Latifa
409 views
  • Judul buku : Cinta dalam Ikhlas
    Penulis : Bayu Adhitya (Kang Abay)
    Tempat dan tahun terbit : Yogyakarta, Februari 2017
    Penerbit : PT Bentang Pustaka
    Jumlah halaman : viii + 372 halaman
    ISBN : 978-602-291-364-1

Kisah Athar dan Ara

Buku ini menceritakan tentang pemuda bernama Athar yang bertemu dengan seorang gadis bernama Aurora (Ara), gadis anggun yang taat beribadah. Pertemuan pertama mereka mampu membuat Athar jatuh hati. Athar, pemuda yang tidak rajin beribadah ini pun mulai mengubah sikapnya. Ia menjadi semakin rajin dalam hal pelajaran maupun ibadah, bahkan ia juga mengikuti organisasi Rohis (Rohani Islam) di sekolahnya. Ara membuat banyak perubahan dalam hidup Athar.

Pada hari kelulusan, Athar pun memberanikan diri untuk mengatakan bahwa ia menyukai Ara dan ingin menikahinya. Namun sayang, ajakannya ditolak. Mereka pun melanjutkan kehidupan masing-masing. Meski begitu, Athar terus berusaha untuk menjadi pribadi yang lebih baik agar berhasil mendapatkan sang pujaan hati. Lalu, apakah kisah mereka berhenti disitu? Ataukah kisah mereka terus berlanjut? 

Mengajarkan Tentang Ikhlas

Buku ini merupakan novel pertama karya Bayu Adithya Nugraha, atau lebih akrab dipanggil Kang Abay. Buku yang ditulis oleh pria asal Cianjur ini penuh dengan pembelajaran tentang ikhlas. Mulai dari mengikhlaskan kepergian keluarga yang meninggal, hingga mengikhlaskan sesuatu yang memang belum saatnya terjadi.

“Jika kamu mencintai sesuatu, artinya kamu harus siap mengikhlaskannya,” Begitulah jika buku ini digambarkan dalam sebuah kalimat.

Buku ini menunjukkan pada kita bahwa cinta itu luar biasa. Cinta dapat mengubah seseorang menjadi pribadi yang berbeda. Seperti perpisahan ibu dan almarhum bapak Athar, perpisahan dalam cinta yang membuat mereka semakin kuat dalam menjalani hidup. Juga seperti cinta yang tumbuh dalam pertemuan Athar dengan Ara yang membuat Athar menjadi lebih baik dan ingin memantaskan diri agar bisa menjadi imam untuk Ara.

Tak hanya mengisahkan tentang percintaan, buku ini juga sarat akan nilai-nilai kehidupan. Mulai dari bagaimana seorang Athar berusaha tetap kuliah dan hidup mandiri dalam keterbatasan ekonomi, juga Athar yang berusaha mewujudkan semua cita-citanya. Buku ini juga memberikan pengetahuan kepada kita tentang taaruf.

Buku ini sangat cocok dibaca oleh usia remaja hingga dewasa karena banyak sekali kata-kata motivasi dan pembelajaran yang dapat kita ambil. Selain itu, anak pada usia remaja yang sering dilanda kegalauan karena pacar, mungkin dapat menjadi lebih ikhlas dan sabar setelah membaca novel ini.  Sehingga tidak akan merasa galau lagi.

Menarik untuk Dibaca

Menurut saya, buku ini dikemas dengan sangat indah oleh Kang Abay. Terdapat banyak quotes tentang cinta kepada sesama manusia dan cinta kepadaNya. Ajaibnya, buku ini dapat mengubah cara pandang pembacanya mengenai cinta dan arti ikhlas.

Sampul buku sangat sederhana namun menggambarkan isi dari buku. Didominasi warna biru dengan beberapa kupu-kupu yang beterbangan dari hati berwarna kuning. Hal ini juga menggambarkan bahwa cinta dapat menciptakan sesuatu yang indah, seperti halnya kupu-kupu.

Mungkin, pada awalnya buku dengan 372 halaman ini akan membuat pembaca merasa malas dan bosan sebelum membaca. Apa kalian mau membaca buku yang sangat tebal ini? Tentu sebagian orang akan menjawab tidak karena akan menghabiskan waktu yang lama untuk satu buku saja. Namun, cobalah untuk membaca dan rasakan keseruan yang akan membuatmu tidak ingin berhenti membacanya.[*]

(Faiza)

Related Articles