Kampus

Merajut Musik di Jurusan Pendidikan Bahasa Jerman Bersama Käse

Yogyakarta — Lampu latar mulai menyinari panggung. Satu per satu penonton memasuki Laboratorium Karawitan Fakultas Bahasa dan Seni UNY.

Senin (04/12), Ika Aditia Saputri dan Harto membuka acara Hallo Käse #2 pada 18.30 WIB dengan pakaian ala Jerman.

Acara yang turut dihadiri oleh Michaela Nocker dan Stevan Meier, native di Jurusan Pendidikan Bahasa Jerman, ini dibuka dengan penampilan paduan suara dari berbagai macam angkatan, mulai dari 2013 hingga 2017.

Rayuan Pulau Kelapa dan Eidelweis menjadi pilihan lagu yang dinyanyikan.

Para peserta Käse mempersembahkan penampilan-penampilan terbaiknya.

Selain itu, acara ini dimeriahkan oleh penampilan musik dari Hipercoustique, Edsacoustic, FANA Band, penampilan teater dari Regenbogen, dan penampilan Stand Up Comedy UNY.

“Keren banget dari penampilan-penampilannya. Pokoknya keren banget, apalagi mereka kolaborasi sama jurusan lain, kayak Prancis. Pertama kali itu tak kira semuanya, dari mulai drama, sama nyanyi itu full bahasa Jerman, ternyata enggak. Mereka menggunakan bahasa yang mudah dipahami sama semua kalangan kampus,” ujar Nihayatun, mahasiswa Prodi Sastra Inggris 2016 yang menghadiri acara Hallo Käse #2.

Hallo Käse #2 merupakan acara puncak dari serangkaian acara yang telah diselenggarakan sebelumnya, yaitu Akustikwettbewerb dan Karaoke und Talkrunde.

Akustikwettbewerb sendiri adalah kompetisi akustik yang diperuntukkan bagi mahasiswa Pendidikan Bahasa Jerman angkatan 2017, 2016, dan 2015.

Sedangkan, Karaoke und Talkrunde merupakan acara karaoke bersama dengan berbagai macam kalangan dan terbuka untuk umum.

Pemenang Akustikwettbewerb turut diumumkan di tengah acara. Juara pertama diraih oleh Kelas B 2016 dan Kelas A 2016 sebagai juara dua.

Kedua grup mendapatkan gitar dengan merk yang berbeda. Hadiah tersebut secara resmi diserahkan secara simbolis oleh Michaela Nocker.

Adapun tujuan dari acara Hallo Käse #2 adalah sebagai ajang perekat mahasiswa-mahasiswa Jurusan Pendidikan Bahasa Jerman, sekaligus untuk memperkenalkan Käse, Komunitas Pecinta Musik Jurusan Pendidikan Bahasa Jerman, ke ranah yang lebih luas lagi.

Menurut keterangan Aly Masykur Hidayat, selaku ketua pelaksana rangkaian acara, Käse mengalami perkembangan yang cukup signifikan dari tahun ke tahun.

Sudah banyak mahasiswa yang mengenal Käse, terutama komunitas-komunitas musik yang ada di Fakultas Bahasa dan Seni.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Terpopuler

To Top