Home Resensi I’m Yours: Memperjuangkan atau Diperjuangkan?

I’m Yours: Memperjuangkan atau Diperjuangkan?

by Feby Kumala
587 views

“Mereka satu paket. Tapi itu yang bikin indah. Kopi dengan pahit. Mawar dengan duri. Hubungan … juga dengan patah hati “

Identitas Novel
Judul Novel : I’m Yours
Pengarang : Putrilagilagi
Penerbit : Coconut Books

Sinopsis
Sesaat setelah Letta memergoki sahabatnya yang hampir digauli oleh seorang pria tampan nan rupawan, ia harus bertemu dengan sosok laki-laki aneh, menyebalkan, dingin, namun cukup menawan di mata Letta. Bagaimana tidak? Sosok Aldi sukses membuat Letta penasaran dengan diri Aldi yang sebenarnya.

Di sisi lain, Letta mengagumi sosok Raka, pemain basket terpopuler di sekolahnya. Namun, siapa sangka jika ternyata Raka juga memiliki perasaan yang sama terhadapnya.

Bagi Letta, Aldi dan Raka adalah dua sosok yang sangat berbeda. Meskipun sama-sama memiliki ketampanan yang luar biasa, tetapi sifat mereka berbanding terbalik.

Letta dan Raka memulai perjalanan asmara mereka dengan penuh keromantisan. Tapi sayang, keromantisan itu tidak bertahan lama. Konflik dimulai ketika Raka mencampakan Letta. Letta kembali patah hati, dan disaat inilah Aldi tanpa sadar mulai jatuh hati kepada Letta.

Terlebih ketika orang tua Aldi dan Orang tua Letta sepakat untuk menjodohkan mereka berdua. Tentu terjadi penolakan pada diri Letta, karena sampai kapanpun Letta hanya menginginkan Raka, hanya Raka dan bukan Aldi. Namun, lagi-lagi perasaan Letta dibuat hancur sejadi-jadinya saat Letta tahu jika Aldi dan Raka adalah seorang kakak-beradik.

Konflik tidak berhenti sampai disitu, setelah Letta berhasil melupakan Raka dan mencintai Aldi, Letta harus menerima kenyataan bahwa Aldi tak benar benar mencintainya.

Letta memejamkan matanya, menghirup dalam dalam aroma tubuh yang mungkin akan dirindukannya, menikmati rasa hangat yang entah kapan akan kembali dirasakannya.

Dicintai atau Mencintai
Penulis mampu menyusun peristiwa-peristiwa yang terjadi di dalam novel ini menjadi tidak terbatas dan berbobot.
“ gue cinta sama lo bukan karena, tapi walaupun” (Putrilagilagi, 2017:300)

Salah satu kutipan kisah romansa yang membuat siapa saja terlena, bagaimana dan mengapa dicintai dan mencintai bisa begitu merdunya. Penulis menulis kisah ini tidak jauh berbeda dengan kehidupan remaja saat ini, sehingga pembaca dapat turut merasakan dan membenarkan bahwa cinta memang tak pernah salah, pada siapa dan kapan ia akan jatuh.

Tampil Berani Meski Pemula
Putrilagilagi, meskipun masih seorang penulis pemula, namun cukup berani dalam merangkai kata-kata. Ia tak segan menulis secara rinci adegan demi adegan yang vulgar bagi kalangan remaja dan anak SMA.

Detail peristiwa yang ia tulis justru mampu membuat target pasar terbuai pada alunan mesra dalam balutan cinta.
Siap siap baper ya. [redaksi]

– – – – –

baca RESENSI di lppmkreativa.com atau tulisan Feby lainnya

Related Articles