Home ResensiFilm Review Anime Bokuben

Review Anime Bokuben

by Lufi Afita
313 views

Produser : Yoshiaki Iwasaki
Naskah : Go Zappa
Jumlah episode : 13 + OVA
Tayang : 7 April 2019

Keinginan menjadi murid VIP
Cerita berpusat pada Nariyuki, seorang murid laki-laki kelas 3 SMA yang mengejar predikat murid VIP Khusus. Nariyuki sangat kalem, berasal dari keluarga kurang mampu dan tidak tahu cara menggunakan perangkat digital. Ia dijuluki murid biasa yang harus berusaha keras untuk mendapatkan nilai bagus karena otaknya lelet.

Ia diminta mengajar les privat oleh kepala sekolahnya untuk mendapatkan predikat murid VIP Khusus. Dua orang yang diajarnya ini adalah gadis jenius. Keduanya memiliki keahlian yang sangat berbeda, salah ilmu sains. Gadis itu bernama Ogata Rizu. Gadis lainnya, Furuhasi Fumino, berbakat di ilmu Sastra.

Eh? Bukannya mudah ya ngajarin orang jenius? Malah gak perlu di ajarin ya, kan?

Ilmu yang tidak menjadi keahlian Ogata dan Furuhasi menjadi kelemahan mereka. Tetapi, hal yang paling mencengangkan, mereka malah ingin masuk di jurusan yang sangat berkebalikan dengan keahliannya.

Ogata di jurusan psikologi, karena ingin memahami pikiran manusia. Sedangkan Furuhasi di astronomi, karena ingin menemukan bintang di mana ibunya tinggal.

Selama memberikan les privat, Nariyuki makin tahu kesukaan, ketakutan, dan latar belakang Ogata dan Furuhasi.

Di pertengahan cerita, Kepala Sekolah menambahkan satu gadis lagi, dengan bidang keahlian Olahraga yang harus menguasai bahasa inggris. Ia merupakan teman SMP Nariyuki yang menyukainya tanpa ia sadari. Nama gadis ini ialah Takemoto Uruka.

Lantas, apakah Nariyuki berhasil menjadi murid VIP Khusus?

Menurut saya, semangat Nariyuki dalam belajar dan ketulusannya dalam membantu teman-temannya sangat pantas dicontoh. Sifatnya yang polos disandingkan dengan tiga gadis pemalu, lucu, dan ceroboh, yang mengejar cinta membuat ceritanya semakin gokil.

Sikap Nariyuki yang bisa membagi waktu dan tidak memanfaatkan keadaan yang vulgar pada teman-temannya untuk keuntungan pribadinya juga merupakan hal yang pantas diteladani.

Hal- hal di atas membuat cerita menjadi menarik dan bagus. Dengan sentuhan komedi di setiap episodenya, dijamin akan membuat terhibur.

Alurnya datar dengan romance dan harem-nya (genre yang satu laki-laki disukai banyak wanita) tidak terlalu mencolok, dan ecchi (genre yang memperlihatkan karakter vulgar) yang masih wajar. Sayangnya, anime ini tidak bersambung di setiap episodenya, tidak seperti ” Gotoubun” yang alurnya bersambung.

Saya menyukai lagu opening “Seishun Seminar” dan ending “Never give it Up” yang dinyanyikan oleh Ogata Rizu, Furuhasi Fumino, dan Takemoto Uruka. Lagu yang disajikan sangat mendukung setiap episode dari film ini, dengan nada musik yang memberikan perasaan gembira

Desain karakternya cukup menarik dengan grafis sederhana. Bahkan bisa dibilang masih mumpuni untuk anime genre school biasanya.

Anime ini sangat cocok untuk ditonton. Jika ingin membaca manganya bisa memulai dari chapter 30-an. [redaksi/Pandan]

– – – – –

Baca RESENSI di lppmkreativa.com atau tulisan Lufi lainnya

Related Articles