AKSARA

Ruangan Terbuka, PKKMB Tetap Lancar

Kegiatan display UKMF 2017 yang dilaksanakan pada hari ketiga Technical Meeting Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (TM PKKMB). Berbeda dengan tahun lalu yang diselenggarakan di Gedung Pertunjukan FBS, display UKMF tahun ini berada di area parkir mobil FBS.

Astri Nurdiani, salah seorang seksi Perlengkapan Panitia PKKMB 2017 mengungkapkan, “Kami sengaja menggunakan pelataran Gedung PLA, karena lebih nyaman dibandingkan dengan  Gedung Kuliah IV atau LMT (Laboratorium Musik dan Tari).” Ia menambahkan, lokasi di pelataran Gedung PLA lebih memungkinkan. Pengondisian mahasiswa baru menjadi lebih mudah.

Menurut panitia PKKMB, pemindahan barang menjadi lebih sulit apabila berada di pelataran LMT. “Apabila menggunakan depan Gedung Kuliah IV, kami harus mendirikan tenda dan itu menambah pekerjaan kami lagi,” tambah Astri. “Kalau di depan gedung PLA banyak pepohonan, sehingga sirkulasi udaranya lancar. Oleh sebab itu, para panitia sepakat untuk menggunakan area parkir mobil FBS,” pungkasnya.

Penempatan posisi tempat duduk mahasiswa baru yang diatur oleh pihak panitia juga sempat dikeluhkan oleh Mahasiswa baru. Beberapa mahasiswa baru  kurang nyaman duduk di bagian belakang. “Menurut saya, posisi tempat duduk di belakang itu, juga bikin ngantuk,” tutur Alvian, salah seorang mahasiswa baru Jurusan Pendidikan Seni Musik 2017.

Beberapa mahasiswa baru juga mengeluhkan lokasi Display UKMF. “Mereka mengeluh karena kepanasan, banyak debu, nyamuk, dan semut,” terang Khanifah N seorang pemandu salah satu gugus PKKMB 2017. Ia menambahkan, “Terdapat mahasiswa baru yang mengalami alergi, hal itu membuat kami harus extra hati-hati menjaganya.”

Siti Fatimah, Seksi P3K PKKMB 2017 menuturkan bahwa, keluhan sakit dari mahasiswa baru sudah di derita sebelum mengikuti TM. “Kemarin, terlihat ada beberapa mahasiswa yang hampir pingsan karena kepanasan,” ungkapnya.

Salah satu Mahasiswa baru dari Jurusan Pendidikan Seni Musik, Alvian, menuturkan tentang kenyamanan lokasi display UKMF memiliki kelebihan dan kekurangan. “Jika dilihat kenyamanan lokasinya, kurang nyaman. Tetapi jika terlalu nyaman ditakutkan para mahasiswa baru, menjadi manja,” terangnya. Menurut penjelasannya, lokasi terbuka Display UKMF dianggap tidak mengganggu konsentrasinya. Jika di dalam ruangan, akses udaranya terbatas. Sedangkan di lokasi terbuka akses udaranya lancar.

Astri Nurdiani, salah seorang Seksi Perlengkapan PKKMB menyatakan, “Dalam mempersiapkan segi peralatannya, kami tidak mengalami kesulitan. Tetapi, dalam segi penerangan, kami mengalami kesulitan saat geladi resik pada malam hari.”

“Menurut saya, pemilihan lokasi di area parkir mobil FBS itu kurang cocok karena banyak sisi negatifnya daripada sisi positifnya,” tutur Khanifah N (Pemandu PKKMB 2017). “Selain itu, lahan yang digunakan terbatas, sehingga menyulitkan panitia dalam mengatur posisi tempat duduk mahasiswa.” tambahnya.

Mahasiswa baru ikut menikmati dan menyaksikan penampilan UKMF yang ditampilkan. Khanifah N menyatakan, tidak semua mahasiswa baru menikmati penampilan dari UKMF. Hal ini dikarenakan adanya beberapa pohon yang menghalangi panggung. Menurut Tifaninda, mahasiswa baru dari Jurusan Pendidikan Bahasa Daerah 2017, “Dalam proses penampilan display UKMF ini, ada beberapa mahasiswa baru yang terhibur, tetapi ada juga yang mengantuk karena lokasi yang terlalu nyaman.”

Tifaninda menuturkan “Dalam pelaksanaan Display UKMF tadi berjalan lancar,  karena konsep yang diinginkan  oleh panitia pun kami tidak tahu, jadinya acaranya selesai dan kami menganggap acara tersebut berjalan lancar,” tutupnya.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Terpopuler

To Top