Pembina Kreativa: Kerja Aktivis adalah Kerja Peradaban

UNY, Pada akhir masa kepengurusan periode 2023, Lembaga Pers dan Penerbitan Mahasiswa (LPPM) Kreativa menggelar Musyawarah Anggota pada Sabtu, 23 Desember 2023 di Aula PKM FBSB UNY. Kegiatan ini bertujuan untuk mengevaluasi semua program kerja yang telah dilaksanakan selama satu tahun masa kepengurusan. Hadir dalam acara tersebut adalah seluruh anggota dan Pembina LPPM Kreativa.

Baca juga: Seni dan Tradisi: Arak-arakan Wisudawan FBSB Berseri-seri

Dalam sambutannya, Wijang Iswara Mukti, M.Pd., selaku pembina LPPM Kreativa, menekankan bahwa insan persma harus memiliki perhatian yang lebih dalam menyikapi fenomena-fenomena yang terjadi di masyarakat. Perhatian tersebut dapat diwujudkan dengan membiasakan diri untuk menggali informasi sedalam-dalamnya dari sebuah berita, sehingga diperoleh informasi yang paling jernih. Mengingat adanya berita palsu, propaganda, dan pemutarbalikan fakta yang banyak beredar di era modern ini, kritis terhadap informasi menjadi kunci penting.

Lebih jauh, karena LPPM Kreativa berada di bawah naungan instansi pendidikan, Wijang Iswara Mukti, M.Pd. menekankan bahwa kerja para aktivis haruslah berorientasi pada kerja peradaban. Kerja peradaban bukanlah suatu pekerjaan instan, melainkan usaha yang dilakukan secara berkelanjutan. Fokus utama kerja peradaban bukan hanya pada pencapaian fisik seperti membangun bangunan megah atau menciptakan infrastruktur fisik lainnya, tetapi lebih pada pembangunan infrastruktur pemikiran, kesadaran, dan pemahaman yang mendukung nilai-nilai kebenaran, keadilan, serta humanisme.

Baca juga: Press Release Musyawarah Anggota LPPM Kreativa 2023

Peradaban yang luhur, menurut beliau, selalu bermula dari pemikiran dan pemahaman masyarakatnya akan nilai-nilai yang luhur pula. Mustahil sebuah peradaban mulia lahir dari entitas masyarakat yang mengabaikan nilai-nilai tersebut.

Selanjutnya, Wijang Iswara Mukti, M.Pd. menegaskan bahwa LPPM Kreativa, sebagai Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) di bidang pers dan penerbitan, memiliki tugas untuk terus memproduksi informasi dan karya tulis berkualitas tinggi. Karya-karya tersebut diharapkan dapat menjadi sarana pencerahan dan pembebasan dari segala bentuk belenggu dan penjajahan pemikiran. Dengan demikian, LPPM Kreativa berkomitmen untuk menjadi garda terdepan dalam menyuarakan kebenaran, keadilan, dan nilai-nilai kemanusiaan melalui karya-karya yang dihasilkannya.

Baca juga: Kuliah di Jogja Tapi Bukan di UGM?

Repost: Pembina Kreativa: Kerja Aktivis adalah Kerja Peradaban (Jurusan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia)

Penulis: Iswara

Editor: Erlin

Label Berita: KEGIATAN

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Previous post Hoaks Pelecehan Seksual pada Maba UNY: Pandangan dari Digital Forensik dan Linguistik Forensik
Next post Giatkan Kolaborasi bersama Akademisi, Deepublish Berkontribusi Tingkatkan Literasi di Indonesia