IDRF DAN NASKAH LAKON DARI AWAL KEMERDEKAAN


Kreativa Online – Indonesia Dramatic Reading Festival salah satu agenda tahunan yang diselenggarakan di auditorium IFI Lembaga Indonesia Prancis (LIP). Tema tahun ini “Indonesia Futura: Membaca Lakon-Lakon Indonesia dari Awal Kemerdekaan”. Tahun sekarang pembaca naskon di antaranya Komunitas Rendezvous dan Komunitas Sego Gurih.


Bajuri dan Febrinawan Prestianto hari ini Sabtu (1/11) tengah melatih para pembaca di PKM FBS Universitas Negeri Yogyakarta tengah berlatih untuk pentas di Rabu (5/11) dan Kamis (6/11) besok. Salah satu yang terlibat dalam Komunitas Rendezvous yaitu Septianto Hutama Putra dari Teater Misbah. Lalu Heri Wahyu Hartanto aktor pada pementasan naskah lakon “Shinden” karya Heru Kesawa Murti oleh Teater Dhingklik.

Seperti yang dilansir oleh teatergarasi.org bahwa IDRF adalah festival pembacaan naskah-naskah lakon berbahasa Indonesia. Upaya ini untuk mengenalkan naskah-naskah lakon terbaru Indonesia kepada publik yang lebih luas. Bisa dikatakan IDRF adalah festival bagi para penulis naskah lakon Indonesia. Sebuah ajang untuk bertemu, berdiskusi dan mengenalkan naskah lakon terbarunya. IDRF juga bisa dijadikan jembatan antara penulis naskah dengan sutradara maupun kelompok teater. Festival ini adalah festival pertama di Indonesia yang menampilkan pembacaan dan promosi naskah lakon secara terencana dan lebih komprehensif. (Art)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Previous post TIGA BUKU DI MALAM SUSASTRA #1
Next post “MENULIS TIDA ADA BEDANYA DENGAN BERMAIN”