Strategi Manajemen Waktu Mahasiswa Kupat-kupat (kuliah rapat), In This Hectic Era?
Saat ini mahasiswa yang sibuk dengan organisasi kampus sering dijuluki sebagai mahasiswa kupat-kupat atau kura-kura. Hal ini bisa terjadi karena kesibukan mereka selain berkuliah adalah rapat setelah selesai kelas. Sebagian besar mahasiswa memilih menghabiskan waktu mereka dengan melakukan kegiatan yang memiliki efek jangka panjang. Contohnya adalah dengan mengikuti organisasi mahasiswa yang di dalamnya dapat merasakan langsung bagaimana membangun team work yang sehat, menyatukan perbedaaan pendapat dengan terstruktur, dan praktik langsung mengenai skill berbicara di depan umum. Berbagai kemampuan ini nantinya akan dibutuhkan untuk beradaptasi di dunia kerja. Sebagai mahasiswa visioner yang memikirkan value apa yang harus dimiliki di masa depan, mahasiswa juga harus pandai mengelola waktu agar tidak terlena dengan kesibukan organisasi mahasiswa.
7 Tips Persiapan PKKMB untuk Mahasiswa Baru
Memasuki dunia perkuliahan tentu menjadi pengalaman baru yang menyenangkan sekaligus menegangkan bagi mahasiswa baru. Salah satu kegiatan yang akan dihadapi adalah Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB). Agar lebih siap mengikuti kegiatan tersebut, berikut beberapa tips yang bisa dilakukan.
Buletin Aksara Edisi 3: Jogja Merawat Ingatan – Dari Buku Hingga Dolanan
Lembaga Pers dan Penerbitan Mahasiswa (LPPM) Kreativa mempersembahkan Buletin Aksara Edisi Ke-3 yang dirancang untuk mengajak pembaca melihat bahwa ingatan tentang kota dibangun dari cerita yang dibaca hingga pengalaman yang diwariskan dari satu generasi ke generasi berikutnya.
Lembar demi lembar dalam edisi ini merangkum empat rubrik, yaitu :
– Festival Literasi Jogja 2026 Hadirkan Buku Murah dan Pengalaman Literasi bagi Masyarakat (Berita)
– Festival Dolanan “Playon” Kenalkan Permainan Tradisional kepada Generasi Muda (Berita)
– Dua Macam Literasi Fungsional yang Harus Disenggol Mahasiswa, In This Economy (Opini)
– Sore Bertembang (Cerpen)
Festival Literasi Jogja 2026 Hadirkan Buku Murah dan Pengalaman Literasi bagi Masyarakat
Festival Literasi Jogja tahun 2026 yang mengusung tema “Jogja Gumregah: Tradisi, Literasi, dan Resiliensi” pada pekan ini mendapatkan antusias dari berbagai kalangan, mulai dari pelajar sampai masyarakat umum. Tema tersebut diangkat sebagai upaya untuk merawat tradisi, memperkuat budaya literasi, serta membangun masyarakat Yogyakarta yang berdaya dan bermakna. Acara ini berlangsung sejak tanggal 9 hingga 13 Juli 2026 dengan menghadirkan berbagai acara menarik, seperti bazar buku dengan harga mulai dari Rp 5.000 dan diskon mulai dari 80%. Selain itu juga disediakan layanan edukasi, layanan konsultasi kesehatan gratis, akses e-book, serta tenant bimbingan belajar.
Senja yang Pelan-Pelan Turun di de.CAFA Pantai Glagah
Ada tempat-tempat yang tidak meminta kita datang dengan banyak rencana. Cukup datang, duduk, memesan makanan dan minuman, lalu membiarkan angin menyapu sisa lelah yang menempel sejak pagi. de.CAFA di kawasan Pantai Glagah, Kulon Progo, termasuk salah satunya. Bukan tempat yang harus dikejar dengan terburu-buru, melainkan tempat yang paling enak dinikmati pelan-pelan, terutama ketika sore mulai turun.
Buletin Aksara: Kearifan Lokal dalam Modernitas
Lembaga Pers dan Penerbitan Mahasiswa (LPPM) Kreativa mempersembahkan Buletin Aksara Edisi Kedua yang dirancang untuk menyajikan informasi, wawasan, dan inspirasi melalui beragam isu menarik seputar budaya, sastra, serta fenomena yang berkembang di masyarakat.
