KLARIFIKASI BERITA MENGENAI MENINGGALNYA MABA FBS

Adanya rumor atau berita mengenai sulitnya identifikasi mahasiswa baru FBS yang meninggal karena kecelakaan lalulintas kemarin (8/8) karena tidak adanya tanda pengenal dan disinyalir tanda pengenal tersebut tidak ada karena peraturan OSPEK itu TIDAK BENAR karena dalam peraturan OSPEK FBS TIDAK ADA LARANGAN untuk membawa tanda pengenal (baik itu KTP, SIM, STNK, Kartu Pelajar atau kartu identitas lainnya yang masih berlaku). Pada OSPEK FBS 2012 maba sudah diminta untuk membawa Co-Card berbentuk bonang dan berwarna ungu sebagai tanda warna FBS. Di Co-Card tersebut sudah tercantum Nama Gugus, Nama lengkap, Jurusan, NIM, dan terdapat Foto juga. Pada ketentuan OSPEK 2012 maba FBS 2012 hanya diminta untuk membawa penugasan-penugasan seperti berikut ini:

Penugasan All Day: Kresek untuk bawa makanan pulang, Bekal makanan untuk yang tidak puasa, Kipas kreasi gugus, Alat ibadah, Koran untuk alas sholat, Alat tulis, Obat pribadi, Tas kresek, Slayer  OSPEK FBS

Senin, 6 Agustus 2012 : Slayer ungu BEM FBS, Koran (alas sholat), Plastik kresek untuk tas, Mukena (bagi yang muslimah) atau alat ibadah lain untuk yang beragama lain, Slayer putih, Artikel dengan tema “aku bangga menjadi mahasiswa Indonesia” tulis tangan, 2 halaman folio, Air mineral 1,5 L (untuk wudlu)

Selasa, 7 Agustus 2012 : Slayer OSPEK FBS, Mengumpulkan cap UKM di Student Center  min 10 cap, Portopolio kebudayaan Indonesia (2lembar: lembar pertama deskripsi kebudayaan, lembar kedua dokumentasi), Air mineral 1,5 L (untuk wudlhu)

Rabu,8 Agustus 2012 : 1 Buku cerita anak, Kresek untuk bawa makanan pulang, Bekal makanan untuk yang tidak puasa, Kipas kreasi gugus, Alat ibadah, Koran untuk alas sholat, Alat tulis, Obat pribadi, Tas kresek, Slayer OSPEK FBS

Kamis,9 Agustus 2012 : Kresek untuk bawa makanan pulang, Bekal makanan untuk yang tidak puasa, Kipas kreasi gugus, Alat ibadah, Koran untuk alas sholat, Alat tulis, Obat pribadi, Tas kresek, Slayer  Ungu BEM FBS

Jumat, 10 Agustus 2012 : Menyesuaikan Ospek Jurusan

Penugasan dr Universitas : Koran (alas sholat), Plastik kresek untuk tas, Mukena (bagi yang muslimah) atau alat ibadah lain untuk yang beragama lain, Slayer putih, Artikel dengan tema “aku bangga menjadi mahasiswa Indonesia” tulis tangan, 2 halaman folio, Air mineral 1,5 L (untuk wudlu), artikel ttg UKM

Jadi kami tegaskan bahwa adanya peraturan OSPEK mengenai larangan untuk membawa kartu pengenal itu SAMA SEKALI TIDAK BENAR.

Pada hari Rabu tanggal 8 Agustus 2012 itu kami juga sempat mendapat informasi untuk mengecek nama maba FBS tersebut, namun nama yang diberikan ternyata salah dan kami baru menerima nama yang benar saat Maghrib. Setelah mendapatkan nama yang benar kami langsung berkoordinasi malam itu juga bersama dengan pihak dekanat. Selanjutnya hari ini Kamis, 9 Agustus 2012 Ketua Ospek FBS, Ketua BEM FBS, Ketua Hima KMSI dan beberapa panitia lainnya serta Ibu Wakil Dekan III FBS UNY datang bersilahturahmi langsung ke rumah almarhum di Pacitan, Jawa Timur.

http://www.facebook.com/notes/bem-fbs-uny/klarifikasi-berita-mengenai-meninggalnya-maba-fbs/418763008158792

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Previous post MASIH PAGI, MABA BERJATUHAN
Next post SELAMAT JALAN RIZKY