Resensi Novel “Re dan PeRempuan”

Rere, (tertulis Re:) terlahir dari seorang ibu tanpa ayah. Takdir itulah yang membuatnya begitu dibenci oleh neneknya, terlebih saat kakek tercintanya tiada, dan disusul ibunya yang meninggal dalam pelukannya. Tak jarang ia mendengar ucapan “anak haram” keluar dari bibir neneknya. Keterpurukan Re membuatnya sering bolos sekolah dan berbuat onar. Re: yang beranjak remaja mulai haus akan kasih sayang dan mudah terbuai oleh sentuhan laki-laki. Ia sempat dekat dengan teman sekelasnya, hingga dekat dengan guru lesnya sendiri. Nahasnya hal itu justru membuatnya mengulang apa yang telah terjadi pada ibunya dulu.


No More Posts