Keberadaan Perempuan di Tengah Konflik dan Syariat dalam Cerpen Cerita dari Sebelah Masjid Raya
Kumpulan cerpen Cerita dari Sebelah Masjid Raya (2024) karya Raisa Kamila memotret kehidupan masyarakat Aceh pasca-konflik, tsunami, dan di bawah hukum syariat. Fokus pada tokoh perempuan, seperti ibu korban konflik, pemudi dalam kontrol moral, dan pekerja domestik, buku ini menyoroti trauma kolektif serta interogasi kritis terhadap sejarah resmi yang kerap mengabaikan peran perempuan.
Melalui pendekatan sosiologi feminisme sastra, esai ini membedah relasi kuasa gender yang bertautan dengan struktur sosial-budaya. Latar sekitar Masjid Raya Baiturrahman bukan sekadar dekorasi, melainkan ruang sosiologis aktif yang membatasi, mendisiplinkan tubuh, dan membentuk perilaku tokoh dalam menghadapi dominasi patriarki serta stigma sosial.
Resensi Novel Jalan Tak Ada Ujung: Kisah Menggoda Guru Isa
Jalan Tak Ada Ujung merupakan novel yang ditulis oleh seorang penulis novel, penulis cerpen, penerjemah, pelukis, sekaligus seorang jurnalis ternama...
Perbedaan: Bukan Suatu Masalah !
⁵Extraordinary Attorney Woo drama yang baru saja tamat pada minggu ketiga bulan Agustus ini memiliki segudang pelajaran hidup yang menarik...
Di balik “Kapai-Kapai” Arifin C. Noer
Arifin Chairin Noer atau lebih dikenal dengan Arifin C. Noer merupakan salah seorang sutradara teater dan film Indonesia. Ia telah...
Eksploitasi Alam dalam Novel “Eliana Si Anak Pemberani”
Judul Buku : Eliana Nama Penulis : Tere Liye Nama Penerbit : Republika “Ada suatu masa diantara masa-masa. Ada suatu...
Mendengar Perempuan Bicara dalam Larung
Judul Buku: Larung Jenis Buku: Novel Genre: Fiksi Penulis: Ayu Utami Penerbit: KPG (Kepustakaan Populer Gramedia) Cetakan: 1, November 2001 Bahasa:...
