Advertisement Section

English for Freshmen 2025: Layarkan Persaudaraan di Laut Pengetahuan

Foto bersama mahasiswa baru EDSA bersama para panitia.


Yogyakarta – Departemen English Fakultas Bahasa Seni dan Budaya (FBSB) Universitas Negeri Yogyakarta menggelar
English for Freshmen (EFF) pada Jumat, 8 Agustus 2025, sebagai bagian dari PKKMB prodi Pendidikan Bahasa Inggris (PBI) dan Sastra Inggris. Tahun ini, EFF mengusung tema “Sail into the sea of discoveries and encore in the harbour of unity and grow”, dengan konsep pelayaran yang mempresentasikan gugus sebagai nama-nama pulau.

Alisya, selaku Koordinator Sie Acara PKKMB Prodi Departemen English, menjelaskan bahwa konsep tersebut diharapkan dapat mempererat tali persaudaraan yang bertahan lama, baik antar mahasiswa baru, mahasiswa aktif, maupun alumni. “Fokusnya mengenalkan PBI-Sasing, mulai dari EDSA (Hima), sub divisinya, hingga dosen-dosen yang ada di departemen,” jelasnya.

Persiapan acara ini dilakukan selama tiga bulan, melalui rangkaian kegiatan kepemanduan, technical meeting, hingga puncak acara di hari H. Perbedaan dari tahun lalu adalah adanya penampilan yel-yel dari mahasiswa baru. “Ini untuk mengapresiasi maba agar berani tampil di panggung,” tambah Alisya.

Baca lainnya: PKKMB Prodi Seruker UNY 2025: Yunani Kuno dengan Semangat Persatuan dan Kreativitas Seni

Kegiatan ini juga berkolaborasi dengan dosen dan alumni dalam dialog departemen dan talkshow. Tak lepas dari tantangan, menurut Alisya mengatur lebih dari 500 mahasiswa baru agar tetap kondusif saat acara berlangsung merupakan tantangan terbesar. 

Dari sisi mahasiswa baru sebagai peserta, Alif Aulia, mahasiswa baru PBI dari Gugus Laucala, mengaku senang meski ada beberapa tantangan. “Banyak pengalaman, relasi baru, dan tantangan baru di kehidupan kampus,” ujarnya. Sebelum acara, ia menyiapkan mental, fisik, dan perlengkapan yang dibutuhkan. Alif menilai PKKMB tahun ini seru namun padat, dan berharap pengaturan waktu serta tugas bisa lebih efisien agar maba mendapat istirahat cukup.

Peserta lain, Winaa Hafizhah Maharani dari Sastra Inggris, menyebut PKKMB sebagai pengalaman yang “fabulous”. Ia menyiapkan mental dan fisik untuk menjalani rangkaian kegiatan, termasuk mengerjakan berbagai tugas seperti vision board, name tag, dan yel-yel. “Yang paling unik adalah bertemu teman-teman baru dengan latar belakang yang beragam,” ujarnya. Ia juga kagum dengan suasana FBSB yang sejuk dan rindang.

Baca lainnya: Pentingnya Rasa Tanggung Jawab bagi Mahasiswa

Dengan mayoritas rangkaian menggunakan bahasa Inggris hingga 60%, EFF 2025 tidak hanya menjadi ajang perkenalan kampus, tetapi juga sebagai wadah komunikasi bahasa bagi mahasiswa baru. Seperti pesan yang disampaikan panitia, kegiatan ini diharapkan menjadi pelabuhan awal bagi mahasiswa baru untuk bertumbuh bersama di lautan pengetahuan.

penulis: Elsya Putri Firmansari

editor: Annisa Nur Hida, Nabila Rizqi Laila

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Previous post PKKMB Prodi Seruker UNY 2025: Yunani Kuno dengan Semangat Persatuan dan Kreativitas Seni
Next post Gelora Muda dan Merangkai Cerita Sebagai Langkah Pertama PKKMB FBSB 2025