Membidik Filosofi Hidup Melalui Jemparingan Indoor Yogyakarta
Yogyakarta merupakan pusat kebudayaan Jawa yang memiliki beragam warisan budaya, baik Warisan Budaya Benda maupun Tak Benda (WBTB). Sebagai penyandang...
Seragam Sekolah
[caption id="attachment_35369" align="aligncenter" width="300"] Ilustrasi Puisi (Sumber: pinterest.com)[/caption] Aku memandang tumpukan kain pada kotak cokelat Ada...
Mengenal Lebih Dekat Jurusan DKV FBSB UNY Sebagai Pusat Kreativitas Visual Mahasiswa
Mahasiswa DKV UNY, Muhammad Abdulloh Ibnu Mustofa, membagikan pengalamannya menempuh pendidikan di program studi Desain Komunikasi Visual yang baru dibuka pada tahun 2025. Ia menjelaskan bahwa perkuliahan DKV lebih menekankan pada praktik kreatif dengan dukungan berbagai aplikasi desain digital. Meskipun menghadapi tantangan seperti creative block, Ibnu menilai DKV sebagai ruang untuk mengembangkan kreativitas serta memiliki prospek karier yang luas di industri kreatif, seperti desainer grafis, ilustrator, animator, hingga videografer.
Geliat BEM FBSB: Upaya Meningkatkan Kesadaran akan Pentingnya Kesehatan Mental melalui Seminar Nasional
Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Bahasa, Seni, dan Budaya Universitas Negeri Yogyakarta telah menggelar Seminar Nasional dengan tema “BALANCING THE MIND: Mengubah Pikiran Negatif Menjadi Positif Tanpa Menambah Beban pada Kesehatan Mental” pada Rabu, 6 November 2024. Acara ini dilaksanakan mulai pukul 13.00 WIB di Performance Hall, FBSB, UNY. Tema tersebut diangkat sebagai bentuk keseriusan FBSB dalam memperhatikan kesehatan mental mahasiswanya. Devita, ketua pelaksana acara ini mengatakan bahwa tema ini bukan murni usulan panitia, tetapi juga permintaan fakultas yang mempertimbangkan kebutuhan mahasiswa di FBSB berdasarkan data yang tersedia.
Benarkah Radiasi HP dapat Tingkatkan Risiko Kanker Otak?
LPPM Kreativa - Hampir semua orang memiliki dan menggunakan HP dalam kehidupan sehari- hari. Namun, di balik kemudahan yang ditawarkan,...
Fenomena People Pleaser: Ketika Kepuasan Orang Lain Menjadi Prioritas
Dalam lingkungan sosial yang dipenuhi dengan harapan dan tuntutan dari orang-orang di sekitar, seringkali kita bertemu dengan individu yang memiliki kecenderungan untuk lebih memperhatikan kebahagiaan orang lain daripada kebahagiaan diri sendiri. Walaupun kerap dianggap sebagai sikap positif, keinginan untuk menyenangkan orang lain yang terlalu dominan tanpa disadari dapat memiliki dampak negatif secara signifikan dan berpotensi merugikan.
