Advertisement Section

Museum Sonobudoyo Hadirkan Pameran Temporer “Pasar: A Glimpse Into the Past, Looking Forward to the Future”

YOGYAKARTA – Museum Sonobudoyo mempersembahkan pameran temporer Abhinaya karya 2025 berjudul “Pasar: A Glimpse Into the Past, Looking Forward to the Future”. Pameran ini mengajak pengunjung menelusuri perjalanan panjang pasar, mulai dari sistem barter, penggunaan uang kuno, hingga transformasi ke pasar digital masa kini dari berbagai sudut pandang. Pameran ini dipusatkan di Gedung Saraswati Museum Sonobudoyo dan digelar untuk umum pada jam 08.00 – 21.00 WIB mulai 3 Juni – 13 Juli 2025.

Jolenan Somongari

Jolenan, merupakan tradisi mengarak jolen sejauh 2,5 kilometer, bolak-balik ke arah timur kemudian kembali ke barat. Sejarah ini bermula dari dua anak kembar bernama Kedhana dan Kedhini yang saling mencintai. Karena keduanya memiliki hubungan darah, orang tua mereka sangat kecewa. Terusirlah keduanya dari rumah. Karena tidak memiliki modal hidup, keduanya terus berjalan mengembara sembari mengamen. Tidak ada yang pernah menyangka bahwa jalan dan nyanyiannya kedua anak kembar itu diikuti oleh orang-orang sehingga membentuk rombongan yang memanjang. Rombongan itu lantas berhenti di sebuah tempat dan kemudian membentuk pedesaan yang dijuluki Desa Somongari. Dinamainya Somongari dari kata somo yang berarti sama dan ngari atau ngarai yang diyakini penduduk bukan pegunungan dan persawahan yang terjal sehingga mudah dijangkau orang dari berbagai penjuru.