Pentingnya Rasa Tanggung Jawab bagi Mahasiswa
Di tengah dinamika kehidupan kampus yang semakin kompleks, tidak dapat dipungkiri bahwa sebagian mahasiswa mulai melupakan dan menyepelekan arti penting dari rasa tanggung jawab. Padahal, tanggung jawab merupakan landasan utama dalam membentuk karakter mahasiswa yang mandiri dan berintegritas. Seorang mahasiswa tidak hanya dituntut untuk cerdas secara akademis, tetapi juga mampu memegang komitmen serta menjalankan kewajiban dengan penuh kesadaran. Rasa tanggung jawab yang tertanam sejak masa perkuliahan akan menjadi bekal berharga dalam menghadapi dunia kerja dan kehidupan bermasyarakat.
Jolenan Somongari
Jolenan, merupakan tradisi mengarak jolen sejauh 2,5 kilometer, bolak-balik ke arah timur kemudian kembali ke barat. Sejarah ini bermula dari dua anak kembar bernama Kedhana dan Kedhini yang saling mencintai. Karena keduanya memiliki hubungan darah, orang tua mereka sangat kecewa. Terusirlah keduanya dari rumah. Karena tidak memiliki modal hidup, keduanya terus berjalan mengembara sembari mengamen. Tidak ada yang pernah menyangka bahwa jalan dan nyanyiannya kedua anak kembar itu diikuti oleh orang-orang sehingga membentuk rombongan yang memanjang. Rombongan itu lantas berhenti di sebuah tempat dan kemudian membentuk pedesaan yang dijuluki Desa Somongari. Dinamainya Somongari dari kata somo yang berarti sama dan ngari atau ngarai yang diyakini penduduk bukan pegunungan dan persawahan yang terjal sehingga mudah dijangkau orang dari berbagai penjuru.
UNY Catatkan 22 Tim Lolos Pendanaan PKM 2025 di Tengah Penyesuaian Kebijakan Nasional
Tahun ini, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) mengalokasikan dana sekitar Rp 11,1 Triliun untuk pendanaan PKM secara nasional. Angka ini berbeda dengan alokasi tahun sebelumnya yang mencapai Rp 24,8 triliun. Kebijakan ini mengakibatkan penyeleksian yang semakin kompetitif dan ketat di seluruh perguruan tinggi.
Reviu Film Budi Pekerti
Film Budi Pekerti ini merupakan film yang mengangkat tema moralitas dalam dunia digital dan cyberbullying yang berlatar saat kondisi pandemi COVID-19. Kesehatan mental juga menjadi bagian yang diangkat di dalamnya. Film ini memberikan gambaran bagaimana seseorang dapat dengan mudah melakukan penilaian sepihak hanya dengan sebuah potongan video yang sedang viral. Hal ini selaras dengan zaman sekarang yang telah memasuki digitalisasi sehingga perkembangan teknologi dapat berkembang dengan pesat, semua orang dapat dengan mudah mendapatkan informasi maupun berita secara mudah dan cepat.
“Tarot” .Feast: Introspeksi Diri Di Tengah Gelombang Ketidakpastian
Sebagai sebuah karya seni, “Tarot” karya .Feast hadir dengan lirik yang cenderung berbentuk metafora serta narasi yang kaya akan simbol. Tema tarot yang digunakan, secara historis berkaitan erat dengan ramalan, refleksi diri, dan pemahaman mengenai perjalanan hidup. Hal ini menjadi dasar solid yang membuat lagu ini relevan dengan keadaan psikologis banyak orang saat ini. Kita berada di zaman di mana informasi berlimpah tetapi sering hilang kejelasannya. Masa depan terasa tidak jelas dan berbagai pilihan hidup seperti karier, hubungan, hingga konsep diri-seringkali menyebabkan perasaan cemas.
Resensi Novel Maryam : Mereka yang Terusir Karena Iman
[caption id="attachment_35241" align="aligncenter" width="202"] Cover Buku "Maryam" karya Okky Madasari[/caption] Identitas Buku Judul Buku : Maryam Penulis : Okky Madasari...
