Keberadaan Perempuan di Tengah Konflik dan Syariat dalam Cerpen Cerita dari Sebelah Masjid Raya
Kumpulan cerpen Cerita dari Sebelah Masjid Raya (2024) karya Raisa Kamila memotret kehidupan masyarakat Aceh pasca-konflik, tsunami, dan di bawah hukum syariat. Fokus pada tokoh perempuan, seperti ibu korban konflik, pemudi dalam kontrol moral, dan pekerja domestik, buku ini menyoroti trauma kolektif serta interogasi kritis terhadap sejarah resmi yang kerap mengabaikan peran perempuan.
Melalui pendekatan sosiologi feminisme sastra, esai ini membedah relasi kuasa gender yang bertautan dengan struktur sosial-budaya. Latar sekitar Masjid Raya Baiturrahman bukan sekadar dekorasi, melainkan ruang sosiologis aktif yang membatasi, mendisiplinkan tubuh, dan membentuk perilaku tokoh dalam menghadapi dominasi patriarki serta stigma sosial.
Mendengar Perempuan Bicara dalam Larung
Judul Buku: Larung Jenis Buku: Novel Genre: Fiksi Penulis: Ayu Utami Penerbit: KPG (Kepustakaan Populer Gramedia) Cetakan: 1, November 2001 Bahasa:...
Kenanga: Feminisme Oka Lawan Diskriminasi
Sebagai seorang pengarang yang hidup di tengah masyarakat Bali, Oka Rusmini tentu sudah cukup memahami keseharian, adat, dan tradisi masyarakat...
Marlina Bukan Sekadar Feminisme
Pertama kali menonton film ini, Marlina si Pembunuh dalam Empat Babak, di salah satu ruangan di gedung kuliah C.13 Fakultas...
Putri Lopian: Usaha Penanaman Ideologi Feminisme
Sastra anak merupakan karya sastra yang secara khusus ditujukan untuk anak-anak. Sastra anak kebanyakan memiliki sifat imajinatif, hanya beberapa saja...
