45 MENIT 3 ZONA GOA PINDUL

45 menit mengambang menelusuri sungai bawah tanah Goa Pindul, siapa yang tidak berminat? Atau jangan-jangan ada yang belum tahu apa dan di mana Goa Pindul? Ya, Goa Pindul adalah salah satu wisata air yang berada di Desa Bejiharjo, Kecamatan Karangmojo, Kabupaten Gunung Kidul. Goa Pindul bukanlah wisata air biasa. Hanya dengan tiga puluh ribu rupiahkita diajak menyelusuri keunikan sungai bawah tanah dan melihat keindahan stalaktit menggunakan ban karet. Pengelola desa menyebutnya dengan Cave Tubing Pindul. Mitos menyebutkan, bahwa nama Pindul diambil ketika anak Panembahan Senopati (pendiri kerajaan Mataram) ketika sedang di mandikan lalu pipinya kebendhul atau terbentur.
Dengan panjang 350 meter dan lebar 5 meter gua pindul memiliki 3 zona. Zona pertama adalah zona terang yaitu pintu masuk goa, lalu zona remang dan zona gelap yang berada di tengah-tengah goa. Goa pindul memiliki kedalaman air kurang lebih 5-12 meter dengan demikian para wisatawan wajib menggunakan baju pelampung dan membutuhkan pemandu yang benar-benar sudah mengerti seluk beluk Goa Pindul. Hebatnya, pemandu di sini bisa berenang tanpa ban di kedalaman 12 meter.
Zona gelap adalah paling menarik. Zona ini benar-benar gelap, tidak ada satu cahayapun yang mampu menerobos masuk. Di sinilah eksotisme Pindul terpapar. jika pengunjung diam, terdengarlah suara tetesan air dari stalaktit dan sesekali suara pemandu yang menjelaskan keindahan dan keunikan mitos-mitos stalaktit di dalam goa. Selain itu jika pemandu mengarahkan senternya ke langit-langit goa terlihatlah segerombolan kelelawar yang sedang tertidur dengan kepala mengarah ke bawah. Di sini pengunjung juga akan menemukan stalaktit Putting yang konon katanya jika ada pengunjung perempuan yang tanpa sengaja terkena tetesan air dari stalaktit ini bisa bikin cantik dan awet muda. Keluar dari zona ini pengunjung akan di hadang oleh stalaktit terbesar yang di sebut Soko Guru, butuh 5 orang untuk melingkari stalaktit ini loo.

Belum selesai berdecak kagum, pengunjung sudah dihadapkan pada keindahan Sumur Terbalik. Sumur terbalik yang dimaksud disini adalah sebuah ruangan besar di dalam gua yang langit-langitnya bolong dan menyebabkan cahaya masuk, siluet yang masuk sangat indah, kontras dengan eksotisme gelap di dalam goa.
Saat keluar dari mulut goa, rasanya sulit mengenyahkan kenangan 45 menit tersebut. Namun, para pengunjung masih diperkenankan berenang di luar goa. Untuk kembali ke basecamp, pengunjung diangkut menggunakan pick up. Satu lagi keramahan Goa Pindul dihadirkan, wedang anget akan menemani para pengunjung usai berkegiatan.
Masih belum puas? Pengunjung masih bisa menikmati wisata lain di Desa Bejiharjo ini, seperti menyelusuri sungai Oyo, masuk ke Goa Gelatik dan offroad melewati sungai Oyo. (ghina)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Previous post HIMA BSI UNNES STUDI BANDING KE UNY
Next post GELARAN STAND UP COMEDY UGM