Advertisement Section

Jolenan Somongari

Jolenan, merupakan tradisi mengarak jolen sejauh 2,5 kilometer, bolak-balik ke arah timur kemudian kembali ke barat. Sejarah ini bermula dari dua anak kembar bernama Kedhana dan Kedhini yang saling mencintai. Karena keduanya memiliki hubungan darah, orang tua mereka sangat kecewa. Terusirlah keduanya dari rumah. Karena tidak memiliki modal hidup, keduanya terus berjalan mengembara sembari mengamen. Tidak ada yang pernah menyangka bahwa jalan dan nyanyiannya kedua anak kembar itu diikuti oleh orang-orang sehingga membentuk rombongan yang memanjang. Rombongan itu lantas berhenti di sebuah tempat dan kemudian membentuk pedesaan yang dijuluki Desa Somongari. Dinamainya Somongari dari kata somo yang berarti sama dan ngari atau ngarai yang diyakini penduduk bukan pegunungan dan persawahan yang terjal sehingga mudah dijangkau orang dari berbagai penjuru.

Reviu Film Budi Pekerti

Film Budi Pekerti ini merupakan film yang mengangkat tema moralitas dalam dunia digital dan cyberbullying yang berlatar saat kondisi pandemi COVID-19. Kesehatan mental juga menjadi bagian yang diangkat di dalamnya. Film ini memberikan gambaran bagaimana seseorang dapat dengan mudah melakukan penilaian sepihak hanya dengan sebuah potongan video yang sedang viral. Hal ini selaras dengan zaman sekarang yang telah memasuki digitalisasi sehingga perkembangan teknologi dapat berkembang dengan pesat, semua orang dapat dengan mudah mendapatkan informasi maupun berita secara mudah dan cepat.

Ahmad Syafii dalam Ruang Jurnalistik dan Kebudayaan: Merayakan 90 Tahun Buya Syafii Ma’arif

Dalam rangka memperingati 90 tahun kelahiran salah satu tokoh intelektual dan jurnalis terkemuka Indonesia, Buya Syafii Ma’arif, diselenggarakan sebuah talk show bertajuk “Ahmad Syafii Ma’arif dalam Ruang Jurnalistik dan Kebudayaan” di Ruang Aula Gedung ISDB FISIP Lantai 4 Universitas Negeri Yogyakarta (UNY). Acara ini merupakan hasil kolaborasi antara Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Bulaksumur Karangmalang (IMM BSKM), Forum Mahasiswa Muhammadiyah Pascasarjana UGM-UNY (FORMMA), Himpunan Mahasiswa Administrasi Publik UNY (HIMA AP), Keluarga Mahasiswa Sekolah Pascasarjana UNY (KMSP UNY), serta Lembaga Pers dan Penerbitan Mahasiswa (LPPM) Kreativa UNY.