Memilih Jatuh Cinta pada Buku

Apa buku bacaan yang Anda sukai? Sebagian besar orang Indonesia pasti akan kebingungan dalam menjawab pertanyaan tersebut. Minimnya budaya literasi membaca membuat jumlah pengetahuan mengenai jenis buku terbilang sedikit dan terbatas. Genre buku yang bervariasi, ternyata masih belum mampu menarik masyarakat untuk melakukan kegiatan literasi. Pada dasarnya membaca buku adalah kegiatan yang menyenangkan, tetapi berbeda bagi para pemula yang masih menggangap membaca itu membosan dan tidak menarik. Rasa bosan ini timbul akibat adanya rasa ketidaknyamanan yang dialami individu, misalnya paksaan membaca topik yang tidak ia suka. Oleh karena itu, sebelum memulai kegiatan membaca para pemula dapat dimulai dari memilih buku bacaan yang sesuai dengan minat dan konsentrasi bidang yang ditekuninya.

Langkah dasar dan paling penting untuk mengawali kegiatan membaca buku adalah niat. Niat dapat hadir dalam diri tiap individu yang memiliki kemauan. Setiap pembaca harus memiliki niat dalam kegiatan membaca atau menyugestikan diri untuk haus akan ilmu pengetahuan. Seperti yang telah diketahui buku adalah jendela dunia yang menyimpan segala jenis pengetahuan. Segala sesuatu yang didasari oleh niat dan kemauan pasti akan lebih mudah untuk terlaksana.

Setelah menyusun niat, cobalah untuk menjelajah minat dan potensi yang dimiliki terlebih dahulu. Lalu, susunlah hal-hal yang dirasa menarik tersebut. Penyusunannya bisa dimulai dari topik umum ke khusus. Contoh topik umum seperti alam, binatang, sejarah, pendidikan, kerajinan, petualangan, atau agama. Setelah itu, tentukanlah kekhususan dari topik umum yang sudah ditulis tadi. Misalnya dari topik umum alam dapat dipecah menjadi topik khusus seperti bercocok tanam, konservasi hutan, dan menjaga lingkungan. Dengan begitu, kita dapat lebih mudah menemukan jenis bacaan yang sesuai menarik dan tentunya digemari.

Baca Juga:  Beban Perempuan dalam Puisi Di Depan Meja Rias

Setelah mendapatkan gambaran tentang genre yang bisa dipilih, hal tidak kalah penting selanjutnya yaitu mencari rekomendasi buku dan penulis yang sesuai dengan genre. Di situs layanan internet sudah banyak tersedia web yang memberi rekomendasi tentang buku bacaan. Contoh web yang dapat diakses untuk mendapatkan informasi tersebut diantaranya Goodreads, Library Thing, Kirkus, Bookish, bahkan juga pada platform YouTube. Cobalah untuk membaca sinopsis buku, dan review dari pembaca hal ini untuk menentukan pilihan buku, walaupun setiap orang memiliki penilaian yang berbeda. Patut diingat bahwa saat ingin memulai aktivitas membaca, sebaiknya kita memilih jenis bacaan yang ringan dari segi penyampaiannya terlebih dahulu agar jauh lebih mudah untuk dipahami. Bukan suatu masalah jika memilih topik yang berat, asalkan isi buku tersebut masih dapat kita pahami substansinya.

Lalu, untuk kriteria khusus penulis sebetulnya bersifat opsional dan subjektif. Hal ini, kembali lagi pada diri masing-masing individu yang hendak membaca. Semakin banyak buku yang dibaca akan membuat kita sedikit tahu tentang karakter penulisan dan nama-nama penulisnya. Kita akan dengan sendirinya mengatahui penulis mana yang cocok dan sesuai gaya bahasanya untuk diikuti lebih jauh. Perbanyaklah juga dalam menyelami pemikiran-pemikiran para penulis dalam karyanya. Biasanya seorang penulis memiliki konsentrasi topik tertentu pada tulisannya. Bandingkan saja antara penulis satu dengan penulis lainnya, pasti terdapat perbedaan pada segi penyampaiannya, bahasa, dan konsep yang ditonjolkan.

Secara garis besar, cara-cara di atas dapat diterapkan untuk menumbuhkan rasa cinta terhadap kegiatan literasi . Kegiatan membaca tidak harus dimulai dari membaca semua jenis buku, tetapi dapat dimulai dari buku yang disukai terlebih dahulu. Sesuatu yang diawali dengan minat dan diiringi rasa nyaman akan lebih mudah untuk menjadi kebiasaan. Dengan begitu, diharapkan dapat menjadi salah satu upaya meningkatkan budaya literasi membaca bagi masyarakat di Indonesia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Previous post The Sound of Magic: Mengungkap Arti Menjadi Dewasa
Next post Tak Pakai Bahasa Indonesia, Stadion JIS Disoroti